Lompat ke isi utama

Berita

“Perkuat Iman dan Integritas di Bulan Suci, Bawaslu Rejang Lebong Laksanakan DIARI” Tema: Puasa Menahan Lapar, DIARI Menguatkan Sabar

Poto

Rejang Lebong, 24 Februari 2026 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Bawaslu Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan kegiatan DIARI (Diskusi Agama dan Refleksi Iman) dengan mengusung tema “Puasa Menahan Lapar, DIARI Menguatkan Sabar.”

Puasa tidak hanya dimaknai sebagai upaya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai latihan pengendalian diri, penguatan kesabaran, serta pembentukan karakter yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

Melalui DIARI (Diskusi Agama dan Refleksi Iman), nilai-nilai kesabaran tersebut diperkuat dengan diskusi dan refleksi bersama, sehingga setiap peserta tidak hanya menjalankan ibadah secara ritual, tetapi juga memahami esensi spiritualnya. Kesabaran yang dilatih selama berpuasa diharapkan mampu tercermin dalam sikap sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas dan amanah kelembagaan.

Kegiatan ini menghadirkan Ketua Bawaslu Kabupaten Rejang Lebong sebagai narasumber utama yang menyampaikan pentingnya memperkuat iman dan integritas di bulan penuh berkah.

Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum terbaik untuk memperkuat spiritualitas. Iman, menurutnya, tumbuh melalui peningkatan kualitas dan kuantitas ibadah. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain meningkatkan intensitas ibadah seperti memperbanyak salat sunnah, tadarus Al-Qur’an, dan dzikir.

Selain itu, Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk bermuhasabah, yakni melakukan evaluasi diri atas dosa dan kekhilafan yang telah lalu. Dengan refleksi yang jujur, setiap insan diharapkan mampu memperbaiki diri dan memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Beliau juga menegaskan pentingnya keikhlasan dalam setiap amal perbuatan. Segala yang dilakukan hendaknya semata-mata mengharapkan ridha Allah SWT, bukan pujian ataupun pengakuan manusia. Nilai keikhlasan inilah yang akan melahirkan integritas, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan amanah kelembagaan.

Dalam sesi refleksi, disampaikan pula pesan mendalam tentang kehidupan dan kematian. “Sebuah rahasia akan datang tanpa suara. Tidak ada pengumuman saat umur berkurang, tidak ada tanda saat giliran mendekat. Kita tertawa seperti biasa, padahal jam hidup terus berjalan mundur,” ungkapnya. Ia mengingatkan bahwa hari ini masih bernama kesempatan, namun esok bisa saja berubah menjadi kenangan. Apa yang hari ini ditunda, belum tentu esok sempat dikerjakan.

Di hadapan kubur kelak, tidak ada alasan yang dapat dibela. Hanya amal yang berbicara dengan jujur. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Cukuplah kematian sebagai pemberi nasihat” (HR. At-Tirmidzi).

Melalui kegiatan DIARI ini, Bawaslu Kabupaten Rejang Lebong berharap seluruh jajaran dapat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat iman, memperbaiki diri, serta meneguhkan integritas dalam mengawal demokrasi yang jujur dan berkeadilan.

#AyoAwasiBersama 
#HumasBawasluKabupatenRejangLebong